Showing posts with label HOT NEWS. Show all posts
Showing posts with label HOT NEWS. Show all posts

Thursday, April 21, 2016

Awasi Anak Anda , Ini Cara Blokir Situs Dewasa/Porno di Android



portalampana.com - Jika Anda memberikan perangkat Android untuk anak-anak Anda, Anda mungkin ingin menjauhkan mereka dari situs bertema dewasa. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah untuk men-download web browser yang telah penyaringan pilihan untuk masalah seperti
porno atau konten Dewasa



Parental Flux adalah sebuah Aplikasi yang bisa didapatkan Gratis di Play Store dan Instal langsung di Android .






Cara menggunakan Aplikasi ini Masukkan password ketika diminta . Masukkan kembali bahwa password yang sama di dalam kotak di bawah ini. Kemudian klik " Simpan . " Password ini akan membantu mengunci browser dari yang diubah oleh pengguna lain .





ekan tombol menu pada ponsel Anda untuk membuka menu fluks . Pilih " filter . "




Centang kotak yang bertuliskan " filter pornografi . " Porno sekarang diblokir pada browser ini dan itu aman untuk digunakan .



itulah beberapa Tips tentang "Cara Blok Porn di Android

Semoga Bermanfaat.


Read More

Thursday, April 7, 2016

DS Menghirup Udara Bebas, Kasasi Kejari Ampana di Pertanyakan



 FOTO Kejari Ampana di Hadapan aksi Unjuk rasa dari LP2N
portalampana.com - Keputusan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Poso atas terdakwa  David Siulan yang divonis Bebas  pada 8 Desember 2015 silam terkait kasus penggunaaan dan kepemilikan Narkoba jenis Shabu  seberat 0,3 gram menimbulkan Reaksi Keras  dari Lembaga Pemuda Peduli Narkoba (LP2N ) Kabupaten Tojo Una Una una .

LP2N dalam Aksinya (6/4) kemarin  dikantor Kejari Ampana , mengatakan sudah  hampir beberapa bulan sejak putusan Bebas dari Majelis Hakim Negeri poso sebagai eksekutor atas bebasnya DS   Kejari Ampana di nilai  tidak melakukan
upaya hukum apapun , padahal pelaku  DS sudah terbukti menggunakan dan memiliki Narkoba Jenis Sabu  

“ oleh karena itu , kami datang kesini untuk melihat , bukti bahwa Kejari Ampana melakukan Kasasi atas vonis bebas  DS dipengadilan negeri poso kemarin , pada prinsipnya kami menilai kejari ampana tidak serius menangani kasus Narkoba di Touna “ Ujar Korlap Mohamad Rusli dalam Orasinya

Sementara itu Kejari Ampana  Hadi Sulanto di hadapan para demonstran memperlihatkan berkas berwarna Merah bahwa  sebagai bukti telah melakukan upaya Hukum  Kasasi ke Mahkama Agung, namun kejari juga menyayangkan dalam Vonis Bebas DS kemarin di PN poso  tidak ada pengawalan  dan dukungan dari LSM atau lembaga manapun untuk mendampingi Kejari dalam menangani kasus Narkoba terdakwa DS

“ olehnya itu saya minta, rekan rekan bantu kejari Ampana , kalau ada persidangan diposo mari sama sama kita hadir dan kita  bisa melihat jalannya  persidangan , nah kalau ada kehadiran dari  teman teman yayasan atau LSM mengikuti persidangan  ini akan  sangat membantu Kejari  “ ujar Kejari Ampana Hadi Sulanto ( SHI )

Read More

Saturday, April 2, 2016

Gara Gara Meracik Petasan , Jari Tangan Warga Touna Putus

          jari tangan korban yang putus akibat petasan Foto Humas Polres Touna
portalampana.com -Dengan maksud ingin menangkap burung dengan menggunakan petasan, salah seorang warga Desa Tayawa Kecamatan Tojo kehilangan Jari manis

Sesuai keterangan korban saat dimintai keterangan, Korban menjelaskan berawal dari rencana menangkap burung belibis, Korban IB ( 27 Tahun), Jum’at kemarin sekitar Jam 17.30 wita di teras rumah korban membuat petasan dengan bahan dopis macis, batang macis, timah rokok, kayu ukuran rokok yg bulat untuk menusuk
guna memadatkan isi dari petasan dan pipet permen sebagai sumbu

Selanjutnya korban meracik petasan dengan cara dopis macis dan batang macis yang dikerik dicampur jadi satu kemudian dimasukkan ke dalam tabung yg terbuat dari timah rokok sebesar ujung jari manis kemudian dari ujung ke ujung digulung dan dipasangkan sumbu dari pipet permen, pada waktu petasan sementara digulung tiba-tiba meledak dan menghilangkan jari tengah dan jari manis korban

Pada waktu petasan meledak dan melukai korban di rumah korban bersama kakak dan ipar korban, adapun Macis yang dibeli dari warung dekat rumah korban sebanyak 5 kotak dan baru 2 kotak macis yg dipakai langsung meledak dan menyebabkan jari korban putus

" Diduga Sebab dari ledakan karena saat korban memadatkan campuran bahan macis, Korban menusuk-nusuk sambil memutar kayu bulat yg digunakan
Saat ini Korban sedang menjalani perawatan medis di di RSUD Ampana " ujar Paur Humas PolresTouna  (R-One))
Read More

Sunday, March 20, 2016

Helikopter TNI AD Jatuh di Poso dalam keadaan Terbakar


Portal Ampana - Helikopter milik TNI AD  jenis Bell 412 EP yang meledak di wilayah Patiro Bajo, kelurahan Kasiguncu, Kabupaten poso , Minggu (20/3/2016) sore mengangkut 13 penumpang.

Kondisi Heli ditemukan dalam kondisi terbakar. Dugaan sementara, penyebab kecelakaan adalah sambaran petir.


hingga saat ini Korban telah di Bawa Ke RSUD Poso 


beberapa Foto Terbaru  yang di ambil dari Netizen dan media Sosioal  


    Foto : Netizen


   Foto : Netizen
Read More

Helikopter TNI AD Jatuh di Poso,

     (Foto ist)


Portalampana.com - Sebuah helikopter yang diduga milik TNI AD dilaporkan jatuh di Dusun Pattiro Bajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecematan Poso Pesisir Kabupaten Poso, Sulawesi Tenga pada hari Minggu (20/3) sekitar pkl 17.55 WITA.


Awalnya, sekitar pkl 17.30 WITA, rombongan Danrem Tadulako  berangkat dari Desa Watutau Kec. Lore Utara menuju Poso, namun pada saat diatas perkebunan Kel. Kasiguncu terjadi kecelakaan. Belum jelas apa penyebab kecelakaan tersebut.



 Hingga Berita ini diturunkan  saat Tim  Basarnas Masih lakukan upaya  evakuasi korban.
Read More

Wednesday, March 16, 2016

Utak-Atik HP Pas Hujan Deras, Pemuda Ini Hangus Di Sambar Petir

" korban merupakan pedagang nasi yang berjualan di depan lapangan bola kaki. Korban juga warga baru, dia bermukim di kawasan itu baru sekitar 4 tahun.
“Karena warung nasinya berada di depan lapangan bola kaki serta warungnya lagi sepi, ia menyempatkan diri untuk menonton warga. Pas hujan itulah dia tersambar,”Kata JefriManik


PORTAL AMPANA - Warga Jl Luku II, Kel Kwala Bekala, Kec Medan Johor, Minggu (9/8) sore sekitar pukul 17.30 WIB heboh. Pasalnya, Aho (42) warga sekitar menggelepar seketika petir menyambar tubuhnya. Warga yang melihat langsung berusaha memberikan pertolongan pertama.

Cerita di lokasi yang didapat M24 menyebutkan, sore itu korban berada di tepi lapangan menyaksikan warga yang sedang bermain bola. Karena hujan turun, Ajo memilih berteduh di bawah pohon kayu besar di pinggir lapangan.

Sambil berteduh, Ajo mengutak-atik Hapenya, dia lalu menghubungi temannya
. Saat tengah asyik ngobrol melalui Hape, duaar, suara petir menggelegar menyambar dadanya. Seketika itu juga, Ajo ambruk ke tanah dan tubuhnya pun gosong.

Warga sekitar langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan. Tubuh Ajo disirami dengan lumpur yang ada di parit pinggir lapangan. Tujuannya agar tubuh korban tak kepanasan. Berhubung rumah korban tidak jauh dari lokasi, istri dan keluarga korban langsung datang dan membawanya ke RS Adam Malik Medan.

Akibat kejadian itu, Jl Luku II yang memang jalan protokol sempat macet total. Warga berangsur sepi setelah Ajo dibawa ke RS.

Saksi mata di lokasi, Jefri Manik SH mengatakan, korban merupakan pedagang nasi yang berjualan di depan lapangan bola kaki. Korban juga warga baru, dia bermukim di kawasan itu baru sekitar 4 tahun.
“Karena warung nasinya berada di depan lapangan bola kaki serta warungnya lagi sepi, ia menyempatkan diri untuk menonton warga. Pas hujan itulah dia tersambar,” katanya.

Kapolsek Delitua, AKP Daniel Marunduri SIK yang dikonfirmasi membenarkan ada warga Jl Luku II yang disambar petir. “Kondisi korban masih kritis dan sedang dirawat di instalasi gawat darurat RS Adam Malik Medan, sedangkan pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan,” terangnya. (* )

sumber  : http://metro24.co.id
Read More

Heboh ! Pasca Gerhana Matahari Total, Tiba-tiba Hewan Ini Mengamuk Menyerang Warga.

" Kepala Dusun Manikliyu Wayan Suartika  menjelaskan bahwa kasus gigitan anjing tersebut membuat heboh masyarakat setempat. Pasalnya kejadian tersebut terjadi pada Rabu (9/3) siang. Saat kejadian, warga Hindu di Bali sedang menjalani ritual Nyepi. Selain itu, gerhana matahari total juga baru saja terjadi ". 

Perayaan Hari Raya Nyepi di Bangli, Bali dihebohkan dengan ngamuknya seekor anjing yang diduga mengalami rabies. Seolah kumat, anjing itu membabi buta menggigit beberapa warga. Para korban pun langsung dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk mendapatkan vaksin anti rabies. 
Sedikitnya ada empat warga Dusun Manikliyu, Kecamatan Kintamani harus ke RSUD Bangli untuk mendapatkan vaksin anti rabies (VAR). 
Kepala Dusun Manikliyu Wayan Suartika  menjelaskan bahwa kasus gigitan anjing tersebut membuat heboh masyarakat setempat. Pasalnya kejadian tersebut terjadi pada
Rabu (9/3) siang. Saat kejadian, warga Hindu di Bali sedang menjalani ritual Nyepi. Selain itu, gerhana matahari total juga baru saja terjadi.  
Suartika menceritakan bahwa siang itu tiba-tiba anjing liar tersebut menggigit salah seorang warganya. 
Seusai menggigit korban pertama, kemudian anjing tersebut berlari dan mengigit tiga tiga warga lainnya secara membabi buta. 
“Seluruh korban langsung dilarikan ke Puskesmas dan RSU Bangli untuk segera mendapatkan pertolongan VAR dengan mobil yang dikawal pecalang,” paparnya. 
Nah, agar tidak memakan
korban jiwa selanjutnya, warga akhirnya memburu anjing tersebut dan kemudian membunuh anjing tersebut dengan cara memenggal kepalanya.
Potongan kepala anjing tersebut masih disimpan di lemari pendingin dan rencananya akan diserahkan ke Dinas Peternakan pada Jumat (11/3) hari ini untuk diteliti. 

Sumber (Posmetro)
Read More